Perlukah Mengajari Anak Menyayangi Binatang?

Semakin bertambahnya provider internet yang menawarkan paket internet murah, membuat user internet semakin meningkat. Berbagai informasi pun semakin mudah ditemukan dengan teknologi ini. Apalagi, sejak pemanfaatan social media untuk berbagai keperluan, dari mulai berhubungan dengan kawan lama, berjualan, hingga untuk menyebarkan berbagai informasi penting maupun tidak penting.ajarkan anak menyayangi binatang

Nah, bagi kalian pengguna social media, pasti sering melihat berita mengenai penyiksaan atau pembunuhan hewan yang beberapa waktu ini sedang heboh diberitakan. Hal ini menjadi sesuatu yang sangat disayangkan, karena seharusnya manusia sebagai makhluk yang lebih sempurna dari binatang seharusnya menyayangi binatang, bukan justru menyakitinya. Apalagi, banyak binatang yang menjadi korban adalah binatang liar yang dilindungi karena hampir punah. Maka wajarlah jika oknum yang terlibatpun tidak hanya mendapat kecaman dari netizen dan komuntas pecinta satwa saja, tetapi juga mendapat tuntutan hukum.

Mungkin tidak ada yang tahu pasti apa yang sebenarnya mereka pikirkan saat melakukan hal tersebut. Namun, kita bisa loh membantu agar hal ini tidak terjadi lagi dimasa mendatang, khususnya bagi orangtua yang saat ini memiliki anak yang masih kecil. Bagaimana caranya? Mudah saja, yaitu dengan mengajarkan anak untuk menyayangi binatang sejak kecil.

Anak yang sudah diajarkan untuk menyayangi binatang sejak kecil, biasanya akan memiliki empati tinggi dibandingkan dengan anak lainnya. Jika orangtua memiliki alergi binatang atau tidak tertarik untuk memelihara binatang, maka bisa dengan memperkenalkan binatang pada anak di kebun binatang. Di beberapa kebun binatang, akan ada binatang lucu yang diijinkan langsung untuk berinteraksi langsung dengan pengunjung. Ajaklah anak untuk berinteraksi dengan binatang tersebut, dan katakan bahwa binatang juga makhluk hidup yang harus disayangi.

Selain hewan-hewan lucu, orangtua juga harus memperkenalkan hewan buas pada anak. Hal ini untuk mencegah pemikiran anak, bahwa hewan buas adalah hewan yang jahat sehingga pantas untuk diburu. Untuk memperkenalkan hewan buas pada anak, orangtua bisa mengajak anak menonton acara pengetahuan tentang binatang seperti national geographic. Kenalkan jenis-jenis binatang buas tersebut, dan jelaskan pada anak bahwa mereka tidak akan menyerang manusia selama manusia tidak mengganggu mereka di habitatnya.

Jika anak sudah terbiasa menyayangi binatang sejak kecil, mereka akan membawa kebiasaan ini hingga dewasa. Sehingga mereka akan terhindar dari berbagai perbuatan yang akan menyakiti binatang. Jika dengan binatang saja mereka bisa sayang, maka mereka akan bisa memiliki rasa sayang antar manusia yang lebih besar lagi. (Vita)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s