Mau Mengganti Velg Motor? Perhatikan Ini Dulu

0

Variasi atau modifikasi kendaraan, suatu hal yang mungkin dianggap sia-sia bagi sebagian orang, namun dianggap penting bagi yang menyukainya. Bahkan bagi pecinta variasi, mereka bisa mengeluarkan uang hingga puluhan juta untuk mengubah tampilan motornya. Nilai yang mungkin bagi orang lain sangat fantastis dan bisa digunakan untuk ganti oli mesin hingga bertahun-tahun lamanya. Meskipun begitu, bagi yang menyukainya hal tersebut bukanlah masalah.velg motor

Nah di antara sekian banyaknya jenis variasi, mengganti velg ban motor adalah salah satu yang menjadi favorit. Namun hati-hati dalam memilih velg motor, karena pemilihan yang salah bisa membuat motormu justru terlihat aneh atau bahkan mempercepat kerusakan. Supaya kamu tidak salah dalam memilih velg, berikut ini adalah beberapa hal yang harus kamu perhatikan:

  • Kondisi jalanan

Seperti apakah kondisi jalanan yang sering kamu lewati dalam keseharian, apakah jalanan tersebut banyak yang sudah rusak atau tidak rata, ataukah jalanan yang cukup nyaman karena halus? Jika jalanan yang sering kamu lewati memiliki banyak jalan rusak, sebaiknya pilihlah velg jari. Sebab menggunakan velg racing dijalanan seperti ini hanya akan membuatnya mudah bengkok.

  • Jarak tempuh

Seberapa jauh jarak tempuhmu menggunakan motor sehari-hari? Jika kamu sering menempuh perjalanan dengan jarak tempuh yang cukup jauh, maka akan lebih baik jika kamu memilih velg racing.

  • Kualitas

Jelas saja kamu tidak boleh asal dalam memilh kualitas velg. Jangan membeli hanya karena kamu suka dengan modelnya atau harganya murah tanpa mempertimbangkan kualitas. Padahal velg yang tidak berkualitas tidak hanya akan mudah rusak saja, tetapi juga bisa merusak ban dan mempengaruhi keselamatan berkendara. Sebaiknya pilihlah velg yang telah dilengkapi dengan label SNI.

  • Ukuran

Ini juga tidak kalah penting. Kamu harus menyesuaikan ukuran velg dengan ukuran banmu. Pahami terlebih dahulu tentang ukuran velg dan ban sebelum membeli velg baru.

Nah setelah membacanya semoga kamu bisa menemukan velg yang tepat untuk motor kesayanganmu ya. (Vita)

Advertisements

Lakukan Ini Sebelum Bertransaksi Over Kredit

0

Transaksi over kredit merupakan hal yang umum dilakukan oleh pemilik kendaraan yang mengalami kesulitan dalam melunasi angsuran kredit kendaraan bermotor yang diajukannya. Over kredit ini berarti, mengalihkan tanggungjawab melunasi angsuran kepada orang lain, yang secara otomatis juga akan memindahkan kepemilikan atas kendaraan tersebut kepada orang yang akan melanjutkan pembayaran cicilan. Pertimbangan melakukan transaksi ini adalah untuk lakukan-ini-sebelum-bertransaksi-over-kreditmenghindari kerugian yang cukup besar jika sampai kendaraan diambil oleh leasing karena ketidakmampuan membayar.

Akan tetapi, transaksi over kredit ini bukanlah hal yang tanpa risiko. Sebab, nama yang terdaftar pada leasing tetaplah nama kamu. Sebab itulah, kamu harus lebih waspada saat melakukan transaksi over kredit ini. Selain itu, akan lebih baik jika melakukan beberapa hal ini sebelum melakukan transaksi:

  • Informasi detail mengenai calon pembeli

Setelah menemukan kesepakatan harga, mintalah waktu beberapa saat sebelum menyelesaikan seluruh transaksi ini. Manfaatkan waktu ini untuk mencari informasi tentang calon pembeli. Langkah awalnya, kamu bisa meminta fotokopi ktp dan data diri singkat mengenai calon pembeli. Atau, kamu bisa mengajaknya mengobrol dan cobalah untuk mencari tahu tentang pekerjaan, rumah, dan beberapa hal lain tentang calon pembeli. Setelah itu, kamu hanya tinggal memastikan bahwa informasi yang diberikan sudah benar.

  • Jelaskan seluruh hal mengenai kesepakatan kita dengan leasing

Agar tidak ada satupun pihak yang merasa dirugikan nantinya, maka kau sebagai penjual juga harus menjelaskan berbagai hal penting yang menjadi kesepakatanmu dengan leasing. Misalnya saja, seperti asuransi mobil yang digunakan, cicilan setiap bulannya, denda keterlambatan, apakah ada penalty jika melakukan pelunasan lebih awal, dan berbagai hal lainnya.

  • Membuat surat perjanjian

Agar transaksi ini dapat berjalan dengan baik dan berkekuatan hukum, jangan lupa untuk membuat sebuah surat perjanjian yang dilengkapi dengan materai. Dengan begini, baik pihak penjual maupun pembeli akan mendapatkan perlindungan secara hukum, ketika salah satu melakukan hal yang cenderung merugikan pihak lain. Simpan surat ini beserta berbagai dokumen lain yang terkait transaksi ini, sampai mobil telah lunas dan sudah balik nama dengan pemilik baru.

Hal yang telah disebutkan mungkin terlihat ribet, akan tetapi akan dapat melindungimu dari masalah yang mungkin terjadi. Sebab, tidak semua orang yang melakukan transaksi ini memiliki niat baik. Namun ingat ya, tidak semua orang seperti ini, masih banyak juga yang memang melakukannya karena baru mampu membeli mobil dengan sistem over kredit. (Vita)