Kebiasaan 3 Negara di Meja Makan

Lain ladang, lain belalang. Lain negara, lain juga kebiasaannya. Setiap negara pastinya memiliki tradisi dan kebiasaan tersendiri yang mungkin tidak bisa diterima di negara lain. Salah satunya adalah tradisi tentang cara makan dan kebiasaan di balik meja makan. Jika di Indonesia makan bisa dilakukan di mana saja, tidak harus di meja makan atau bahkan di meja ruang tamu, di negara lain makan harus dilakukan di meja. Untuk itu, ada baiknya kita perhatikan kebiasaan di setiap negara untuk tahu batasan etika apa yang ada di sana. Simak, yuk!meja makan

  1. Perhatikan posisi sumpit: itulah aturan yang berlaku di Negeri Tirai Bambu ini. Ya, di Tiongkok, sebagian besar makanan memang disantap dengan menggunakan sumpit. Namun demikian, bagi para wisatawan yang tidak tahu etika di negeri ini, posisi sumpit setelah makan bukanlah hal yang harus diperhatikan secara gamblang. Padahal, di Tiongkok posisi sumpit sangat diperhatikan. Di negeri ini, posisi sumpit menentukan etika seseorang. Bahkan jika kita makan di restoran dan meletakan sumpit sembarangan, kita bisa mendapat kutukan dari pemilik restoran, lho. Hiii!
  2. Kalau kamu adalah seorang pria dan akan berkencan dengan perempuan di Rusia, maka siap-siap untuk merogoh kocek dalam-dalam, ya. Tidak ada lagi yang namanya basa-basi untuk saling bayar di dalam kencan makan malam. Di Rusia, jika seorang laki-laki dan perempuan pergi makan bersama, maka pihak perempuan akan meninggalkan dompetnya di rumah. Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa dalam kencan pihak laki-lakilah yang akan membayar semuanya. Psst, aturan ini sudah menjadi tradisi lama di Rusia, lho.
  3. Pernah lihat orang Jepang berbagi makanan langsung dari piringnya? Tidak pernah, bukan? Yap, sebab di Jepang, kita tidak boleh berbagi makanan langsung dari piring dengan menggunakan sumpit. Perbuatan tersebut dianggap tidak beretika dan juga tidak sopan. Untuk itu, orang Jepang lebih senang membagikannya dalam piring-piring kecil sebelum akhirnya diberikan satu persatu. Hal ini lebih sopan dan juga lebih bersih dibanding harus saling ‘comot’ dengan menggunakan sumpit.

Nah, semoga bisa membantu ya! Selain kebiasaan di atas, ada kebiasaan lain yang kamu tahu? (TR)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s