Mengenal Istilah Relapse atau Recurrence

Diantara sekian banyaknya jenis penyakit yang membahayakan hidup penderitanya, penyakit kanker masih tetap menjadi salah satu jenis yang paling ditakuti. Selain karena perawatan penyakit ini oleh spesialis kanker yang terasa cukup menyakitkan bagi penderitanya dan biaya pengobatan yang tidak murah, ada satu hal yang menjadi Mengenal Istilah Relapse atau Recurrenceperhatian seluruh penderita kanker. Bahkan, hal ini juga ditakuti oleh penderita kanker yang telah dinyatakan sembuh, yaitu terjadinya relapse atau recurrence. Mengapa hal ini menakutkan? Berikut ini adalah penjelasannya.

Relapse atau recurrence ini adalah istilah yang sering digunakan oleh dokter spesialis kanker, ketika menemukan gejala kembali berkembangnya sel kanker dalam tubuh seseorang yang pernah menderita kanker. Pasien kanker yang dinyatakan mengalami relapse ini adalah seorang penderita kanker yang telah selesai menjalani berbagai proses pengobatan untuk melawan atau menghancurkan sel kanker, dan telah dinyatakan bersih atau sembuh dari penyakit ini namun kemudian kembali ditemukan adanya perkembangan sel kanker dalam tubuhnya.

Kondisi relapse ini bisa terjadi umumnya disebabkan karena adanya bagian kecil sel kanker yang tertinggal saat proses pengobatan. Sel yang tertinggal ini kemudian akan memperbanyak diri dan kembali berkembang dalam tubuh. Waktu perkembangan sel ini tidak dapat diprediksi, bisamembutuhkan waktu beberapa minggu, bulan atau bahkan beberapa tahun. Karena itulah kemungkinan ini seringkali membuat seorang penderita kanker yang telah dinyatakan sembuh tetap tidak bisa tenang sepenuhnya.

Selain keganasan sel kanker dan waktu terjadinya relapse yang tidak dapat diprediksi, posisi dari sel kanker inipun tidak dapat diprediksi. Sel kanker bisa saja kembali berkembang dibagian tubuh yang sama seperti sebelumnya, atau bisa juga berpindah atau telah menyebar ke bagian lainnya. Karena itulah, pasien yang mengalami relapse ini bisa saja berada dalam kondisi yang sama dengan kondisi sebelumnya dan harus menjalani proses pengobatan yang sama, atau bisa juga berada dalam kondisi yang lebih kritis dan membutuhkan proses pengobatan yang berbeda.

Untuk menghindari terjadinya relapse merupakan hal yang tidak mudah, namun bukan berarti tidak bisa diusahakan. Menjaga pola hidup tetap sehat dan menghindari berbagai hal yang dapat membantu perkembangan kanker, bisa menjadi salah satu cara untuk mengurangi risiko terjadinya relapse. (Vita)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s